Sertifikasi & Penerapan Label
Kaidah baku implementasi identitas halal sesuai regulasi undang-undang
PANDUAN PENCANTUMAN LABEL HALAL INDONESIA
Kenali bentuk, warna, penggunaan, dan ketentuan pencantuman Label Halal Indonesia sesuai regulasi BPJPH.
1. Apa Itu Label Halal Indonesia?
Label Halal Indonesia adalah tanda resmi kehalalan produk yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Label ini menunjukkan bahwa suatu produk telah memperoleh Sertifikat Halal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Produk yang telah memperoleh Sertifikat Halal wajib mencantumkan Label Halal Indonesia, kecuali dalam kondisi tertentu yang dikecualikan berdasarkan peraturan.
2. Bentuk dan Warna Label Halal
Label Halal Indonesia memiliki bentuk dan identitas visual yang ditetapkan secara resmi oleh BPJPH.
Ketentuan umum penggunaannya:
· Menggunakan logo resmi Halal Indonesia.
· Mencantumkan nomor Sertifikat Halal atau nomor registrasi yang sesuai.
· Menggunakan warna utama ungu sesuai pedoman resmi.
· Warna hitam atau putih dapat digunakan apabila terdapat keterbatasan teknis sesuai ketentuan.
· Mengikuti format label utama (vertikal) atau format sekunder (horizontal) yang ditetapkan.
· Menjaga proporsi, bentuk, dan keterbacaan label sesuai pedoman BPJPH.
Penting: Pelaku usaha harus menggunakan desain Label Halal Indonesia yang resmi dan tidak membuat logo halal sendiri sebagai penggantinya.
3. Ketentuan Pencantuman Label Halal
Label Halal Indonesia dapat dicantumkan pada:
· Kemasan produk.
· Bagian tertentu dari produk.
· Tempat tertentu pada produk.
Pencantuman label harus memenuhi persyaratan berikut:
· Mudah dilihat oleh konsumen.
· Mudah dibaca.
· Tidak mudah dihapus.
· Tidak mudah dilepas atau dirusak.
· Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi jenis produk bersangkutan.
4. Pengecualian Pencantuman Label Halal
Berdasarkan PP Nomor 42 Tahun 2024 Pasal 109, ketentuan pencantuman Label Halal memiliki pengecualian untuk kondisi tertentu, antara lain:
· Produk yang kemasannya terlalu kecil untuk memuat seluruh keterangan.
· Produk yang dijual dan dikemas langsung di hadapan pembeli dalam jumlah kecil.
· Produk yang dijual dalam bentuk curah.
· Produk yang dijual secara terbatas.
Penerapan pengecualian tersebut harus didukung oleh dokumen Sertifikat Halal dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
5. Cara Memperoleh Label Halal Resmi
Pelaku usaha yang telah memperoleh Sertifikat Halal dapat mengakses layanan SIHALAL BPJPH untuk mendapatkan format Label Halal sesuai fasilitas yang tersedia.
Langkah umum:
1. Pastikan Sertifikat Halal telah diterbitkan.
2. Masuk ke akun SIHALAL milik pelaku usaha.
3. Buka layanan sertifikasi dan fasilitas pengunduhan label.
4. Unduh format Label Halal yang sesuai.
5. Cantumkan label resmi beserta nomor sertifikat atau nomor registrasi yang benar pada produk sesuai ketentuan.
Portal SIHALAL: https://ptsp.halal.go.id
6. Hal yang Perlu Dihindari
Untuk memastikan penggunaan label sesuai ketentuan, pelaku usaha perlu menghindari:
· Mencantumkan Label Halal sebelum memperoleh Sertifikat Halal.
· Menggunakan nomor sertifikat milik pelaku usaha atau produk lain.
· Mengubah bentuk, tulisan, atau proporsi logo resmi.
· Menggunakan label yang tidak jelas atau sulit dibaca.
· Mencantumkan label pada produk yang tidak tercakup dalam sertifikasi halal yang dimiliki.
7. Dasar Hukum
Pedoman penggunaan Label Halal Indonesia mengacu pada:
1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.
3. Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40 Tahun 2022 tentang Penetapan Label Halal.
4. Keputusan Kepala BPJPH Nomor 145 Tahun 2022 tentang Penggunaan Logo Halal dan Label Halal pada Produk yang Telah Memperoleh Sertifikat Halal.
5. Keputusan Kepala BPJPH Nomor 88 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala BPJPH Nomor 145 Tahun 2022.
Informasi Penting
LPH Halal Trust Indonesia memberikan informasi dan edukasi mengenai pemeriksaan halal serta ketentuan Jaminan Produk Halal.
Penetapan Label Halal Indonesia dan penerbitan Sertifikat Halal merupakan kewenangan BPJPH.
LPH Halal Trust Indonesia
Menjaga Kehalalan, Membangun Kepercayaan